Compare Listings

Properti Pajak Rumah Mewah Diturunkan.

Properti Pajak Rumah Mewah Diturunkan.

Perkembangan industri properti di Indonesia.

Dan apa juga kebijakan pemerintah untuk mendorong laju pertumbuhan bisnis properti ini.

Berikut ini infonya seperti yang kami kutip dari sumber artikel detik.com

Pemerintah menaikkan batas bawah Pajak Penjualan Barang Mewah untuk properti mewah. Dari yang sebelumnya Rp 20 miliar menjadi Rp 30 miliar . Selain itu, tarif PPh Pasal 22 turun menjadi 1% dari yang sebelumnya 5%.

Real Estate Indonesia (REI) menilai keputusan pemerintah tepat untuk mendorong penjualan properti di Indonesia.

“Posisi ini akan sangat membantu penjualan, kenapa Menteri Keuangan akhirnya bisa menerima usulan kita karena itu berkaitan antara rumah sederhana, rumah menengah, dan rumah mewah.” kata Sekjen REI Totok Lucida saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Senin (26/11/2018).

Dalam tiga tahun terakhir, Totok mengatakan penjualan properti di Indonesia stagnan, bahkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) turun.

Hal itu, kata Totok dampak dari tingginya PPnBM dan PPh Pasal 22 yang ditetapkan.

“Jadi saling terkait, kalau rumah mewah turun, pelan-pelan rumah menengah dan bersubdi juga turun,” ujar dia.

Keputusan penurunan, kata Totok juga karena usulan dan data penjualan REI yang diberikan kepada pemerintah. Selain itu, penerimaan negara dari PPNBM juga tidak maksimal karena properti mewah kurang diminati.

“Supaya properti itu meningkat penjualannya dilakukan kita REI berkolaborasi untuk meningkatkan, mulai dari LTV, supaya yang subsidi pun meningkat,” kata dia.

Sebelumnya kebijakan ini dikaji di Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan. Kepala BKF Suahasil Nazara menjelaskan kebijakan pajak tersebut berlaku untuk rumah mewah.

“Kita memang arahnya adalah ingin membuat transaksi itu jangan menjadi lebih mahal. Jadi memang ada yang lagi kita consider supaya kita hilangkan,” kata Suahasil di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).

Bagaimana pajak itu dikenakan.

Dapat diketahui, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK.010/2017, rumah dan town house dari jenis non strata title dengan harga jual sebesar Rp 20 miliar atau lebih dan apartemen, kondominium, town house dari jenis strata title dengan harga jual minimal Rp 10 miliar menjadi objek PPnBM sebesar 20%.

Ada juga pajak yang dikenakan PPh 22 yaitu rumah yang menjadi obyek pajak ialah penjualan atas rumah dengan harga jual atau lebih dari Rp 5 miliar atau luas bangunan lebih dari 400 meter persegi dan apartemen dengan harga jual lebih senilai Rp 5 miliar atau luas bangunan di atas 150 meter persegi.

Saat ini, kata Kepala BKF Suahasil Nazara, pihaknya dan Ditjen Pajak tengah mengkaji untuk menghilangkan pengenaan pajak atas rumah mewah tersebut. Hanya saja, dirinya mengaku penetapan penghapusan pajak bisa kedua-duanya atau salah satu saja.

Baca juga : [MURAH] Promo Apartemen Riverdale, Investasi Properti Terbaik Di Bekasi

img

Iyan Supriyadi

Related posts

Cara Mudah Beli Rumah Dengan Harga Murah

Cara mudah beli rumah dengan harga murah. Cara mudah beli rumah, Mungkinkah? Jawabnya tentu saja...

Continue reading
by admin

Investasi Tanah Kavling Produktif Atau Apartemen Kost ?

Investasi tanah atau apartemen, mana yang lebih menguntungkan? Investasi yang sedang trend...

Continue reading
by admin

Tanah Kavling Produktif, Investasi Menguntungkan Masa Kini

Tanah Kavling Produktif Merupakan salah satu cara investasi yang banyak diminati oleh para...

Continue reading
by admin

Join The Discussion